Pilih Laman
mamaku pernah bilang kalau aku adalah orang sekaligus anak yang kuat. bukan kuat masalah angkat barbel atau aqua galon sambil push up, tapi kuat dalam menghadapi terpaan cobaan.
tapi aku hanya manusia biasa, yang hatinya juga bisa retak dan rapuh.
sampai pada titik ini dimana rasanya sudah tidak kuat lagi menghadapi kelakuan dan perlakuan di kantor.
jujur untuk hal masalah pekerjaan sekalinya nangis waktu dimarahin sama atasanku didepan banyak orang dan itu membuatku malu sekaligus sakit hati. orang yang katanya “sayang” sama aku ternyata adalah orang yang paling menyakiti pada saat itu.
ini bukan masalah baper, ini masalah hati yang sudah tidak sejalan dengan keadaan. kalau terus dipaksakan hanya akan menyiksa batin dan pada akhirnya melakukan pekerjaan dengan tidak sepenuh hati.
bukan keinginanku keadaan menjadi seperti ini, kesabaran manusia juga ada batasnya. sudah di elus-elus sudah di puk-puk tetap saja kalau tidak sejalan buat apa dipaksakan.
aku bukan orang yang beriman tebal, tapi aku butuh uluran tangan Tuhan dalam hal ini, jadikan perihal yang memang terbaik buatku.
%d blogger menyukai ini: