Pilih Laman

“cantik..”
“supel..”
“bisa masak dan bikin kue..”
“bisa make up in orang lain..”
“pekerja keras dan ulet..”
“pasti suaminya seneng banget dilayani sama istri yang hebat gini!!!”

hahahahaha kami berdua tertawa renyah di dalam pembicaraan chatt kami.

sosok laki-laki yang kukenal jauh sebelum aku mengenal bapak suamik. perkenalan yang singkat namun hubungan pertemanan kami tetap awet sampai hari ini. terus kalo ditanya kenapa gak nikah sama dia jawabannya sederhana yaitu pacaran aja enggak apalagi mau nikah segala 😅😅😅

persis sebelum ia menikah adalah waktu kutahu ternyata ia menyukaiku. dengan nada bergetar dan terharu ia menyatakan betapa sayangnya padaku namun tak dapat bersatu. ironisnya pada saat akan menikah ia memintaku untuk mendekor pemberkatan di gerejanya. ia memintaku karena tahu yang pada saat itu aku bekerja di dunia wedding dan sebagai freelancer staff WO udah biasa dengan dunia dekor mendekor jadi ya udah sebisa mungkin kubantu dan kusanggupi.

sedih? pasti, tapi tak apa..
toh pertemanan kami tetap bertahan sampai sekarang dan hubungan kami sangatlah baik.
buat seorang laki-laki yang menyimpan rasa ia cukup sopan kepadaku dan terjaga kata-katanya.

mengenai hal pertemanan itu sewaktu aku posting menu makan kami hari ini di insta story banyak sekali yang mengirimkan direct message melalui instagram. ada yang menanyakan resep ada pula yang minta dikirimin bahkan ada pula yang mau order (Puji Tuhan.. tapi belum pede, xixixixixi).

salah satunya adalah ia yang mengirimkan message kepadaku, meskipun pada awalnya basa-basi namun kutahu bahwa ia suka sekali makan. aku tak bisa menjanjikan untuk dapat membuatkan makanan yang kubuat hari ini untuk keluargaku dan kalaupun aku berniat untuk membuatkan dan mengirimkannya kayaknya harus berpikir berkali lipat karena pengirimannya sangat jauh bangettt dari pelosok Depok menuju ke Tangerang. meskipun bisa aja dia yang akan menanggung biaya pengiriman tapi aku kasian toh yoh sama abang ojeknya yang bisa-bisa tepos pantatnya😂😂

oia, menu makan yang kuposting hari ini adalah nasi bukhori, sate sapi dan sambal matah. kebayang kan rasanya meledak di mulut antara gurih berempah, manis dan yang terakhir pedas asam. maknyusss gais!

mungkin aku akan posting resepnya di laman dapur sae, tapi bisa juga enggak karena berarti ini bikin 3 resep sekaligus jadi pegel ngetiknya cyiiiin, tapi kalopun gak aku posting kalian bisa kok browsing untuk resepnya karena banyak banget macem dan versinya.

sekali lagi dengan adanya ibuk ngutak ngatik bahan di dapur, cuma mau bilang selamat mencoba yaa!

%d blogger menyukai ini: