Pilih Laman

semua manusia pasti punya masalah.

mau besar mau kecil tergantung dari bagaimana kita menyikapinya.

ada yang bilang, “masalah besar dijadikan kecil dan masalah kecil anggap gak ada”.

secara teori gampang sih, tapi pelaksanaannya kadang sulit.

beberapa hari ini aku cuma bilang sama diriku sendiri, “jangan kebanyakan pikiran, buk. nanti cervical spasmnya kumat terus ngejobrak sakit”.

jujur, aku pribadi sampai hari ini merasa gak punya masalah apa-apa tapi disibukkan dengan masalah kakak yang baru ditinggalkan oleh istrinya beberapa waktu menghadap Tuhan.

dari awal meninggalnya kakak ipar aku udah langsung ambil pembicaraan apa langkah selanjutnya. karena aku tau bagaimana mereka berumah tangga pada saat itu dan salah satunya perbedaan pendapat yang selalu ada diantara kakakku dan mertuanya menjadikan hubungan yang kurang baik.

mungkin pada saat almarhum kakak iparku ada dia bisa menengahi apa yang terjadi, tapi sekarang udah gak bisa lagi.

singkat kata aku bilang sama kakakku bahwa sekarang dia bukan siapa-siapa lagi diantara mereka jadi silakan bawa anak-anak dan pergi dari rumah mertuanya untuk tinggal mandiri.

sebenernya mereka punya tempat tinggal sendiri, tapi terlalu complicated untuk aku ceritakan disini..

aku dari awal udah membujuk kakakku untuk keluar dari rumah itu sebelum “boom” terjadi dan benar aja hari ini semua terjadi.

kakakku pergi dari rumah mertuanya dan meninggalkan anak-anaknya disana lalu untuk beberapa saat akan tinggal bersamaku.

awalnya aku bingung, karena baru tadi malam kami rapat keluarga dan semua udah diatur rapi sehingga kakakku bisa boyong anak-anaknya menempati rumah tinggal yang baru, tapi pada kenyataannya gak seperti yang dibicarakan.

aku memang belum pernah menjadi laki-laki dan gak tau rasanya ditinggalkan oleh pasangan yang telah meninggal dunia lalu diberikan kepercayaan untuk mengurus empat orang anak.

saat ini aku hanya bisa berkata dalam hati, “biarlah, mungkin kakakku butuh waktu untuk mengambil keputusan itu meskipun bagi kami keputusan yang kami buat baik untuknya dan anak-anaknya”.

kalo boleh jujur udah tiga hari ini setiap malam kepalaku rasanya sakit, tiap malam selalu coba minum obat sakit kepala sebagai penenang akan masalah ini.

kok aku jadi sibuk? pertanyaan bagus permirsahhhh..

jadi, jangan dianggap sebagai anak paling bungsu hidupku enak! heiii aku udah banyak makan masalah dan jujur pemikiranku lebih dewasa, lebih normal, bisa jaga emosi dan ujung-ujungnya ngeluarin duit buat kakak-kakakku. wkwkwkwk..

dibilang lebih beruntung daripada mereka aku cuma bisa bilang Puji Tuhan 🙏🏼🙏🏼🙏🏼

almarhum simbahku pernah bilang bahwa masalah akan ada terus menerus sampai kita menghembuskan nafas terakhir.

semoga aja aku kuat..

%d blogger menyukai ini: